Respons Cepat Babinsa Dampit Bantu Warga Tangani Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem
Malang - Babinsa Koramil 0818/15 Dampit, Sertu Fajar, menunjukkan respons cepat dengan mendatangi lokasi kejadian pohon tumbang yang menimpa dapur rumah warga di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang,
Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang disertai hembusan angin kencang. Pohon yang roboh menimpa bagian dapur rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material dialami oleh pemilik rumah.
Mendapat laporan dari masyarakat, Babinsa Koramil 0818/15 Dampit Sertu Fajar segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi warga sekaligus melakukan koordinasi dengan perangkat desa, relawan, dan masyarakat sekitar. Bersama warga, Sertu Fajar turut membantu proses evakuasi pohon tumbang serta membersihkan material yang menutupi area rumah agar kondisi kembali aman.
Sertu Fajar mengatakan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun keadaan darurat. Menurutnya, respon cepat sangat diperlukan untuk membantu meringankan beban warga sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.
Selain membantu proses evakuasi, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta untuk memangkas ranting pohon yang berisiko tumbang dan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi situasi yang membahayakan.
Kepala desa dan warga setempat mengapresiasi gerak cepat Babinsa Koramil 0818/15 Dampit Sertu Fajar yang langsung hadir di lokasi kejadian. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam penanganan dampak bencana.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, proses penanganan pohon tumbang di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dapat berlangsung dengan cepat. Diharapkan kolaborasi seperti ini terus terjalin guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya saat musim hujan dan angin kencang.

